Advertisement

Pengertian, Fungsi, dan Macam-macam Nilai Sosial

Hai sahabat, selamat datang di softilmu, blog yang berbagi dengan penuh keikhlasan. Kali ini kami akan berbagi pengetahuan dengan tema Nilai Sosial. Beberapa poin utama yang akan menjadi pembahasan kali ini adalah Pengertian Nilai, Pengertian Nilai Sosial, Ciri-ciri Nilai Sosial, Fungsi Nilai Sosial, Macam-macam Nilai Sosial, dan Peran Nilai sosial. Silahkan disimak pembahasannya. 

A. PENGERTIAN NILAI
Dari segi bahasa, nilai dapat diartikan sebagai kadar , mutu, atau sifat yang penting dan berguna bagi kehidupan kemanusiaan. Sedangkan para ahli sosiologi menyatakan beberapa pengertian nilai yaitu : 
  • Anthony Giddens, nilai adalah gagasan-gagasan yang dimiliki seseorang atau kelompok tentang apa yang dikehendaki, apa yang layak, dan apa yang baik dan buruk. 
  • Horton and Hunt, nilai adalah gagasan-gagasan yang menjelaskan tentang apakah suatu tindakan itu penting atau tidak penting.
  • Richard T Schaefer dan Robert P.lamm, nilai adalah gagasan kolektif (bersama-sama) yang menyangkut tentang apa yang dianggap baik, penting, diinginkan dan dianggap layak. 

KesimpulannyaNilai adalah sebuah konsep yang mengacu pada sesuatu yang dianggap baik dan berharga dalam kehidupan. 
B. PENGERTIAN NILAI SOSIAL
Tidak jauh dari pengertian nilai, beberapa sosiolog juga memberikan pendapat tentang nilai sosial, yaitu : 
  • Young, ia merumuskan bahwa nilai sosial ini adalah asumsi-asumsi yang abstrak dan sering tidak disadari tentang apa yang benar dan apa yang sebenarnya penting.
  • Green, ia merumuskan bahwa nilai sosial adalah kesadaran yang secara relatif berlangsung dan disertai dengan emosi terhadap objek, ide, dan orang – perorangan. 
  • Woods merumuskan bahwa nilai sosial adalah petunjuk – petunjuk umum yang telah berlangsung lama yang mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari. 

KesimpulannyaNilai sosial adalah sesuatu pandangan yang dianggap baik dan benar oleh suatu lingkungan masyarakat yang kemudian menjadi pedoman sebagi suatu contoh perilaku yang baik dan diharapkan oleh warga masyarakat. 

Nilai sosial yang dianut dalam suatu masyarakat akan mberbeda dengan masyarakat lainnya, namun ada pula nilai yang dianut oleh masyarakat secara umum. Biasanya nilai yang dianut secara umum ini terkait dengan kebaikan, etika, dan nilai keagamaan. 

C. CIRI-CIRI NILAI SOSIAL
Nilai sosial mempunya berbagai ciri-ciri yaitu sebagai berikut : 
  • Nilai sosial merupakan suatu konstruksi masyarakat yang tercipta melalui interaksi diantara para anggota masyarakat. 
  • Nilai sosial bukan merupakan bawaan lahir, artinya nilai ini menyebar karena disebarkan diantara anggota masyarakat. 
  • Nilai sosial membimbing masyarakat dalam mengambil keputusan untuk pemenuhan – pemenuhan kebutuhan sosial. 
  • Nilai sosial dapat membantu masyarakat agar berfungsi dengan baik
  • Nilai sosial terbentuk melalui proses sosialisasi (proses belajar dari pengalaman) 
  • Nilai secara konseptual merupakan abstraksi dari unsur-unsur nilai dan macam-macam objek yang ada di dalam masyarakat 
  • Nilai sosial dapat mempengaruhi pengembangan diri sosial dalam masyarakat, baik positif maupun negatif.
  • Nilai sosial memiliki pengaruh yang berbeda terhadap masing-masing anggota masyarakat. 
  • Nilai sosial cenderung berkaitan satu dengan lainnya secara komunikasi untuk membentuk berbagai pola dan sistem yang bervariasi antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan lainnya. 


D. FUNGSI NILAI SOSIAL 
  • Nilai sosial memiliki fungsi tertentu dalam masyarakat, secara umum berbagai fungsi tersebut yaitu : 
  • Menyumbangkan seperangkat alat yang dapat digunakan untuk menetapkan harga/derajat sosial dari orang-perorangan atau grup dalam kehidupan masyarakat. 
  • Berfungsi sebagai media pengawas, dengan daua tekan dan daya ikat nilai dapat menuntun bahkan menekan manusia untuk berbuat baik dalam kehidupan bermasyarakat. 
  • Sebagai alat solidaritas diantara anggota-anggota kelompok dalam masyarakat. 
  • Membentuk pola pikir dan pola tingkah laku diantara anggota-anggota masyarakat. 
  • Penentu terakhir bagi manusia orang-perorangan atau grup dalam memenuhi peran-peran sosialnya dalam kehidupan bermasyarakat. 

E. MACAM-MACAM NILAI SOSIAL
Secara umum, nilai sosial itu dapa dibagi menjadi dua, yaitu : 
a. Nilai Sosial Dominan
Nilai sosial dominan adalah nilai yang dianggap sangat penting dibandingkan oleh nilai sosial lainnya. Beberapa indikasi sebuah nilai sosial dikatakan nilai sosial dominan adalah : 
  • Nilai tersebut sudah ada dan cukup lama dianut
  • Adanya kebanggaan dalam warga masyarakat apabila melaksanakan nilai tersebut
  • Nilai tersebut dianut oleh hampir semua warga masyarakat
  • Adanya komitmen yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat untuk dapat melaksanakan nilai tersebut. 

b. Nilai Sosial yang Mendarah Daging
Maksud dari nilai sosial yang mendarah daging adalah nilai sosial yang telah menjadi suatu kepribadian bagi masyarakat, bisa dikatakan sebagai suatu kebiasaan  yang terus berlangsung dalam bermasyarakat. 

Prof. Notonegoro berpendapat bahwa nilai sosial dalam masyarakat dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu : 

1. Nilai Material 
Nilai materil adalah nilai yang muncul dari materi atau benda yang bersangkutan. Misalnya makanan yang memiliki nilai bagi manusia sebgai memenuhi hasrat pemenuhan energi. 

2. Nilai Vital 
Nilai Vital adalah suatu nilai yang ada kare kegunaannya. Conthnya, Pisau yang memiliki nilai karena kegunaanya untuk memotong sesuatu, jika sebuah pisau sudah tumpul, maka nilainya akan merosot karena ia menjadi tidak berguna. 

3. Nilai Spiritual
Nilai spiritual adalah nilai yang ada di dalam kejiwaan manusia. Nilai spiritual dibagi lagi menjadi 4 nilai yaitu  : 
  1. Nilai Estetika, adalah nilai yang terkandung pada suatu benda perdasarkan keindahannya, penilaian terhadap nilai estetika ini adalah indah/bagus atau jelek. 
  2. Nilai Moral, adalah nilai yang berdasarkan kepada baik atau buruknya suatu perbuatan seseorang manusia berdasarkan pada nilai-nilai sosial yang bersifat unversal. Nilai ini bersifat umum walaupun setiap masyarakat memiliki pedoman nilai yang berbeda. Namun dalam penerapannya bisa saja terjadi perbedaan karena ada pengaruh budaya di dalamnya. 
  3. Nilai Religius atau Nilai Kepercayaan, adalah nilai berdasarkan kepercayaan seseorang. 
  4. Nilai Logika (Kebenaran Ilmu Pengetahuan), adalah tentang benar atau salah. Nilai ini bersumber berdasarkan benar atau tidaknya sesuatu berdasarkan sumber bukti atau fakta-fakta ilmiah. Nilai ini dapat pula menjadikan logika sebagai sumbernya. 


E. PERAN NILAI SOSIAL 
Dalam kehidupan bermasyarakat, nilai memiliki peran penting, yaitu : 
  • Sebagai petunjuk arah untuk bersikap atau bertindak dalam kehidupan bermasyarakat. 
  • Sebagai acuan dan sumber miotivasi untuk berbuat sesuatu. 
  • Alat solidaritas untuk mendorong masyarakat berkerja sama agar bisa mencapai tujuan yang tidak mampu dicapai sendiri. 
  • Mengarahkan masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di dalam lingkungannya. 
  • Pengawas, pendorong, dan penekan individu untuk berbuat baik. 


Nah sahabat, itulah dia postingan kali ini di softilmu. Blogspot.com, mudah-mudahan dapat bermanfaat ilmunya. Kalau masih bingung tentang nilai sosial silahkan ditanyakan di kotak komentar, kami akan berusaha merespon secepat mungkin. Terimakasih telah berkunjung. 

DAFTAR PUSTAKA
Soewito. 2006. Buku ajar sosiologi untuk SMA/MA kelas X. Solo : Trijaya Utama
Maryati, kun ; Saryawati, Juju. 2006. Sosiologi Untuk SMA/MA kelas X. Jakarta : Erlangga
Waluya, Bagja. 2007. Sosiologi Menyelami Fenomenas Sosial di Masyarakat. Bandung : Seria Purna Inves
Soeroso, Andreas. 2008. Sosiologi 1 untuk SMA kelas X. Jakarta : Yudhistira



Perbedaan Arteri dan Vena

Baiklah sobat, kali ini kita akan membahas tentang Perbedaan Pembuluh Arteri dan Vena. Usahakan agar sobat menjaga jarak pandang yang baik dari monitor agar kesehatan mata sobat terjaga :D

Untuk mempermudah pemahaman sobat semuanya, maka kami akan menuliskan dalam bentuk tabel.

Baca Juga : Sistem Peredaran Darah Manusia


Arteri
Vena
Letak
Arteri terletak lebih profunda (dalam), biasanya sulit untuk bisa melihat arteri langsung dari kulit.
Vena terletak lebih luar (superfisial), vena mudah untuk dilihat dari kulit.
Fungsi
Arteri berfungsi untuk membawa darah kaya oksigen dari jantung ke organ tubuh (kecuali arteri pulmonalis, karena membawa darah kaya karbon dioksida ke paru-paru)
Vena berfungsi untuk membawa darah kaya karbon dioksida dari organ tubuh ke jantung (kecuali vena pulmonalis yang membawa darah kaya oksigen dari paru-paru ke jantung)
Katup
Arteri tidak memiliki katup
Vena memiliki katup di sepanjang pembuluhnya.
Tekanan
Arteri memiliki tekanan yang tinggi karena darah yang dipompa jantung akan dialirkan ke arteri sehingga tekanannya biasanya hanya sedikit lebih rendah dari tekanan yang berasal dari jantung. Pengukuran tekanan darah dilakukan dengan mengukur tekanan di dalam arteri.
Tekanan darah di vena lebih rendah dari arteri.
Dinding pembuluh
Dinding pembuluh tebal, sangat elastik.
Dinding pembuluh tipis, sangat mudah teregang.
Saluran (lumen)
Sempit, karena berdinding tebal.
Luas, karena berdinding tipis.
Saat terjadi perlukaan
Darah di pembuluh arteri akan memancar
Darah di pembuluh vena akan mengalir
Arah aliran
Ke luar dari jantung
Menuju ke arah jantung
Penamaan
Sesuai dengan organ yang akan dilaluinya, contoh : arteri pulmonalis – artinya arteri tersebut akan melalui paru-paru.
Sesuai dengan organ yang ditinggalkannya, contoh vena pulmonalis – artinya vena tersebut baru meninggalkan paru-paru.

Baca juga : Komposisi dan Fungsi Darah




Itulah postingan kali ini mengenai Perbedaan Pembuluh Arteri dan Vena, semoga bermanfaat bagi sobat sekalian. J

Gangguan pada Sistem Peredaran Darah

Baiklah sobat, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Gangguan pada Sistem Peredaran Darah. Sebelumnya sobat dapat membaca terlebih dahulu artikel yang menunjang di bawah ini:

Komposisi dan Fungsi Darah

Sistem Peredaran Darah Manusia

Beberapa gangguan yang berkaitan dengan sistem peredaran darah adalah.

1. Leukemia/ Kanker Darah

Penderita leukemia memiliki kelainan pada pembentukan sel darah putih yang melonjak tajam melebihi normal sehingga mulai menyerang sel-sel sekitarnya, contohnya sel darah merah.


2. Anemia

Anemia adalah keadaan di mana hemoglobin yang terkandung dalam sel darah merah mengalami penurunan jumlah dibandingkan dengan keadaan normal, sehingga pengikatan oksigen akan menjadi berkurang pula. Imbasnya yaitu sel-sel di seluruh tubuh tidak dapat melakukan metabolisme secara sempurna yang menyebabkan penderita anemia akan kelihatan lemas, pucat, dan kurang bersemangat. Anemia dapat disebabkan oleh kehilangan darah yang banyak akibat kecelakaan, operasi besar, dan melahirkan. Juga dapat disebabkan oleh kurangnya konsumsi zat besi dan asam folat serta vitamin B2.

3. Hemofili

Penyakit ini ditandai dengan perdarahan sukar membeku. Hemofili adalah “warisan yang tidak diinginkan” karena penyakit ini adalah penyakit genetik, artinya jika orang tuanya memiliki gen carier untuk penyakit ini, maka kemungkinan besar anaknya akan mengalami hemofili.

4. Hipertensi

Hipertensi dikenal di masyarakat awam adalah penyakit darah tinggi yang ditandai dengan kenaikan tekanan darah di atas normal. Tekanan darah normal orang dewasa berkisar 120/80 mmHg, artinya sistoliknya 120 mmHg dan diastoliknya 80 mmHg.

5. Hipotensi

Hipotensi adalah kebalikan dari hipertensi, yaitu tekanan darah yang berada di bawah normal. Bisa disebabkan akibat kehilangan darah yang banyak akibat kecelakaan berat, maupun akibat dehidrasi yaitu keadaan tubuh yang kekurangan cairan.

Baca juga : Sistem Pernapasan Manusia

6. Varises

Varises adalah keadaan dimana pembuluh balik (vena) mengalami pelebaran. Penyebabnya adalah akibat darah yang tertahan. Biasanya varises ditemukan di bagian kaki atau betis karena pengaruh gravitasi. Penyakit ini sering dialami oleh orang yang terlalu lama berdiri ataupun wanita yang sedang hamil.


7. Sklerosis

Sklerosis adalah pengerasan atau pengapuran pada pembuluh arteri yang disebabkan oleh endapan lemak atau kalsium. Penyakit ini banyak ditemukan pada orang obesitas dan atau orang lansia.

8. Penyakit Jantung Koroner


Penyakit ini disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah yang memasok oksigen ke otot jantung yang menyebabkan aliran darah tidak lancar mengalir ataupun dapat tersumbat sepenuhnya sehingga darah tidak dapat mengalir untuk memberi makan jantung. Bagian jantung yang tidak mendapat pasokan oksigen akan mati sehingga akan menyebabkan kelainan dari fungsi jantung hingga kematian.


Inilah postingan kali ini sob, semoga bermanfaat. J

Pengertian, Fungsi, Proses Fotosintesis

Selamat datang di softilmu, blog sederhana yang berbagi pengetahuan dengan penuh keikhlasan.
Pada postingan kali ini kami akan membahas topik Fotosintesis, tentunya sahabat sudah kenal dengan kata tersebut. Beberapa poin utama pembahasan fotosintesis adalah Pengertian Fotosintesis, Fungsi Fotosintesis, Proses Fotosintesis, Tahapan Fotosintesis, dan Faktor-Faktor yang mempengaruhi Fotosintesis.


A. PENGERTIAN FOTOSINTESIS
Fotosintesis adalah proses pembuatan molekul makanan berenergi tinggi dari komponen yang lebih sederhana, yang dilakukan oleh tumbuhan autotrof (tumbuhan yang dapat membuat makanan sendiri). Fotosintesis berasal dari kata foton yang artinya “cahaya” dan sintesis yang artinya “penyusun”, jadi fotosintesis juga diartikan dengan proses biokimiawi yang dilakukan oleh tumbuhan untuk menghasilkan energi (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya.

Daun merupakan komponen utama pada tumbuhan yang berperan dalam fotosintesis ini, pada daun terdapat klorofil (zat hijau daun), nah klorofil inilah yang akan menyerap energi matahari sehingga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi (nutrisi).
Artikel Penunjang : Struktur danFungsi Jaringan Tumbuhan
Fotosintesis berperan sangat penting bagi seluruh kehidupan organik di bumi. Karena selain menghasilkan energi, proses fotosintesis juga akan menghasilkan oksigen untuk kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.
Artikel Penunjang : Perbedaan SelHewan dan Sel Tumbuhan

B. FUNGSI FOTOSINTESIS
  • Fungsi utama fotosintesis adalah untuk memproduksi glukosa sebagai sumber energi utama bagi tumbuhan, dengan adanya glukosa ini akan terbentuk sumber energi lemak dan protein pula. Nah zat-zat ini akan menjadi sumber makanan bagi manusia dan hewan, oleh karena itu proses fotosintesis ini sangat penting dalam kehidupan kita.
  • Prose Fotosintesis dapat membersihkan udara. Udara dibersihkan dengan diserapnya karbondioksida dan dihasilkannya oksigen. Sehingga sering kita dengar penanaman pohon untuk membersihkan lingkungan, karena ada proses fotosintesis inilah pohon bisa berguna untuk membersihkan udara kita. 
  • Kemampuan fotosintesis tumbuhan pada masa hidupnya akan membuat sisa sisa tumbuhan tersebut tertimbun di dalam tanah. Timbunan dari tumbuhan dalam waktu yang lama akan membuatnya menjadi batu bara yang merupakan bahan baku dan sumber energi pada kehidupan modern.


C. PROSES FOTOSINTESIS
Sebelum memulai penjelasan, silahkan diperhatikan bagan di bawah terlebih dahulu.
Berdasarkan bagan tersebut maka secara singkat proses fotosintesis dapat dijelaskan sebagai berikut :

Dalam proses fotosintesis ada 4 bahan yang harus dimiliki, yaitu :
  • Karbondikoksida (CO2)
  • Air
  • Cahaya Matahari
  • Klorofil


Karbondikosida akan diambil oleh Stomata (mulut daun) pada daun tumbuhan dari udara bebas, kemudian air diambil melalui akar tumbuhan dan diangkut komponen pengangkut pada tumbuhan, kemudian Cahaya matahari akan diambil dalam bentuk energi oleh klorofil (zat hijau daun). Semua proses ini akan berlangsung membentuk suatu reaksi dan menghasilkan Oksigen serta Glukosa.
Setelah terdapat glukosa pada tumbuhan, nutrisi ini akan diubah menjadi lemak, protein, dan nutrisi lainnya. Jadi pada fotosintesis terjadi reaksi yang sangat kompleks, namun secara singkat reaksinya berlangsung seperti yang telah kami jelaskan.

D. TAHAP-TAHAP REAKSI FOTOSINTESIS
Proses fotosintesis yang terjadi di Kloroplas terdiri atas 2 reaksi, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap.

1. Reaksi Terang
Dikatakan reaksi terang karena dalam prosesnya reaksi ini membutuhkan cahaya matahari. Reaksi ini terjadi di salah satu ruang kosong pada kloroplas yang disebut membran tilakoid. Dalam reaksi terang, klorofil akan menyerap cahaya dari matahari, energi yang didapat dari cahaya matahari akan digunakan untuk memecah molekul air menjadi molekul oksigen dan hidrogen. Reaksi ini disebut sebagai fotolisis, dan dapat digambarkan dengan reaksi berikut.


2. Reaksi Gelap
Sesuai dengan namanya reaksi gelap merupakan reaksi yang tidak bergantung pada cahaya. Inti dari proses reaksi gelap merupakan pengubahan Karbondioksida (CO2) menjadi glukosa. Reaksi gelap ini terjadi pada bagian stroma kloroplas. Reaksi gelap hanya akan terjadi sesudah terjadinya reaksi terang, dan proses reaksi gelap sangat kompleks, karena pengubahan Karbondioksida (CO2)

E.FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FOTOSINTESIS

1. Faktor Internal
Faktror internal adalah faktor yang berasal dari tumbuhan itu sendiri. Artinya, setiap tumbuhan yang berbeda jenis, walaupun hidup dalam keadaan lingkungan yang sama akan berbeda pula reaksi fotosintesisnya, dapat kita katakan faktor internal merupakan faktor hereditas (keturunan).

Pada beberapa jenis tumbuhan, ada yang tidak bisa membentuk klorofil (albino) sehingga akan sangat berpengaruh terhadap raksi fotosintesisnya.

2. Faktor Eksternal
a. Kandungan Air dan Mineral dalam tanah
Seperti yang telah kami jelaskan tadi sahabat, air merupakan salah satu bahan baku yang digunakan untuk reaksi fotosintesis jadi semakin banyak air dalam tanah semakin bagus reaksi tersebut. Karena Fotosintesis sangat bergantung dari penyerapan air oleh akar tumbuhan tersebut.

b. Temperatur
Fotosintesis merupakan reaksi yang tergantung kepada enzim, sedangkan kerja enzim ini dipengaruhi oleh suhu. Enzim tidak bisa bekerja pada suhu kurang dari 5 derajat Celcius dan diatar 50 derajat celcius, jika suhu tidak sesuai maka fotosintesis tidak akan terjadi. Suhu terbaik untuk proses fotosintesis adalah diantara 28 – 30 derajat celcius.

c. Kandungan CO2 di udara
Kandungan CO2 di udara sekitar 0.03 persen, semakin banyak CO2 akan semakin baik rekasi yang terjadi.

d. Kandungan O2
Rendahnya kandungan O2 di udara dan di dalam tanah akan menghambat respirasi tumbuhan. Remdajmua respirasi ini juga akan menghambat pembentukan energi oleh tumbuhan tersebut.

DAFTAR PUSTAKA :
Setiowati, Tetty; Furqonita, Deswati. 2007. Biologi Interaktif untuk SMA/MA. Jakarta : Azka Press.
Fried, George H, dkk. 2006. BIOLOGI. Jakarta : Erlangga.
Karmana, Oman. 2006. Biologi. Jakarta : Grafindo Media Pratama.

Nah itulah dia penjelasan sederhana kami tentang topik fotosintesis, semoga ilmunya terus bermanfaat. Jika ada yang mau ditanyakan silahkan diutarakan pertanyaannya di kolom komentar, terimakasih telah berkunjung di softilmu.blogspot.com



Sistem Peredaran Darah Manusia

Baiklah sobat, kali ini kita akan membahas tentang Sistem Peredaran Darah Manusia. Silakan sobat membaca dengan seksama karena postingan ini akan membahas secara rinci mengenai sistem yang memegang peranan paling penting di tubuh manusia ini. Selamat membaca :D

Baca juga : Fungsi dan Komposisi Darah

Perlu sobat ketahui bahwa sistem sirkulasi darah mempunyai 3 komponen dasar yaitu:

  1. Jantung merupakan satu organ sebesar kepalan tangan manusia yang mekanisme kerjanya mirip dengan pompa untuk memberikan tekanan pada pembuluh darah agar darah dapat senantiasa mengalir di dalam tubuh. Mengapa tekanan ini penting? Karena sifat cairan selalu mengalir dari tempat yang bertekanan tinggi ke tempat yang bertekanan lebih rendah. Jantung yang memompa darah akan membuat tekanan dalam pembuluh darah akan lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan di jaringan sehingga darah akan mengalir ke jaringan. Namun, tekanan ini mempunyai nilai keseimbangan yang mana bila terlalu tinggi akan membahayakan tubuh.
  2. Pembuluh darah yang merupakan saluran berbentuk pipa untuk mengalirkan dan mengarahkan darah ke seluruh bagian tubuh.
  3. Darah adalah sekumpulan sel berbentuk cairan yang membawa elektrolit, nutrisi, serta oksigen ke seluruh tubuh dan mengembalikan karbon dioksida ke paru-paru serta sisa metabolisme ke organ ekskresi.


Sekarang kita akan membahas secara rinci mengenai komponen-komponen tersebut.

1. Jantung

Seperti yang telah kami singgung di atas, jantung adalah organ berongga dan berotot berukuran sekepalan tangan. Jantung terletak di rongga dada antara tulang dada dan tulang belakang. Posisi jantung agak sedikit ke kiri di tengah dada, sehingga kita bisa merasakan denyutannya dengan cara meletakkan tangan di dada agak ke kiri.

Lapisan jantung terdiri dari:
  1. Perikardium, merupakan selaput pembungkus jantung;
  2. Miokardium, adalah otot yang berkontraksi;
  3. Endokardium, adalah selaput yang membatasi ruangan jantung.


Jantung mempunyai dua mekanisme pompa yang terpisah yang dibagi menjadi bagian kanan dan kiri, serta memiliki empat rongga, satu rongga atas dan satu rongga bawah di setiap bagiannya.
  • Rongga atas (atrium) menerima darah yang kembali ke jantung kemudian mengalurkannya ke rongga bawah.
  • Rongga bawah (ventrikel), adalah rongga yang bertugas untuk memompa darah ke luar dari jantung.

Kedua bagian jantung dipisahkan oleh sebuah sekat pemisah yang disebut septum untuk mencegah darah bercampur dari kedua sisi jantung.

Anatomi jantung


Antara rongga jantung terdapat katup yang menjaga agar aliran darah jantung tetap searah:
  1. Valvula trikuspidalis adalah katup yang terletak antara serambi (atrium) kanan dengan bilik (ventrikel) kanan jantung.
  2. Valvula bikuspidalis adalah katup yang terletak antara serambi (atrium) kiri dan bilik (ventrikel) kiri jantung.
  3. Valvula semilunaris adalah katup yang terdapat pada pangkal aorta dan arteri pulmonalis.


Untuk sistem persarafan jantung, sobat bisa membacanya di Sistem Konduksi Jantung

2. Pembuluh Darah

Seperti yang telah kami sebutkan juga di atas bahwa pembuluh darah adalah saluran untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh, namun pembuluh darah tidaklah hanya merupakan saluran tunggal tetapi mempunyai percabangan yang sangat banyak agar dapat menjangkau seluruh bagian tubuh. Setiap percabangan akan mengakibatkan adanya perubahan jenis dari pembuluh darah ini.

a. Pembuluh nadi/arteri

Pembuluh darah arteri adalah pembuluh darah yang keluar dari jantung. Pembuluh ini tidak mempunyai katup di sepanjang alirannya dan karena pembuluh ini mengalirkan darah dari jantung maka tekanannya lebih besar dibandingkan vena. Pembuluh ini terdiri dari empat jenis.

1) Pembuluh Aorta

Aorta berhubungan langsung dengan ventrikel kiri jantung untuk membawa darah kaya oksigen ke seluruh bagian tubuh.

2) Pembuluh Arteri Pulmonalis

Arteri pulmonalis berhubungan langsung dengan ventrikel kanan yang bertugas mengalirkan darah kaya karbon dioksida (CO2) ke paru-paru supaya terjadi pergantian udara yang kemudian dialirkan kembali ke jantung melalui vena pulmonalis.

Baca juga : Sistem Pernapasan Manusia

3) Pembuluh Arteri

Adalah cabang dari aorta yang mempunyai ukuran lebih kecil dari aorta.

4) Arteriola

Adalah cabang arteri yang kemudian akan berhubungan dengan pembuluh kapiler. Di pembuluh kapiler terjadi pertukaran gas dan nutrisi dengan jaringan.

b. Pembuluh balik/vena

Nama lain pembuluh balik adalah vena yang merupakan pembuluh pengangkut darah dari seluruh tubuh kembali ke serambi (atrium) kanan jantung. Ciri khas dari pembuluh vena adalah memiliki katup di sepanjang salurannya. Pembuluh ini dibedakan menjadi 4 pula:

1) Vena Cava

Vena cava dibedakan menjadi dua, yaitu vena cava superior yang membawa aliran darah dari bagian atas (kepala) dan vena cava inferior yang membawa aliran darah dari bagian tubuh bawah. Vena inilah yang berhubungan langsung dengan atrium kanan jantung.

2) Vena Pulmonalis

Vena pulmonalis adalah pembuluh yang mengalirkan darah kaya oksigen dari paru-paru menuju atrium kiri jantung.

3) Vena

Adalah pembuluh darah yang berhubungan dengan venula

4) Venula

Adalah pembuluh yang berhubungan langsung dengan kapiler dan kemudian mengalirkan darah menuju vena.

Pembuluh darah


SISTEM SIRKULASI DARAH

Sirkulasi darah tubuh


Sistem sirkulasi darah dibedakan menjadi dua, yaitu:

a. Sistem sirkulasi darah kecil (sirkulasi pulmonal/paru)

Kita  akan memulai dari darah yang kembali ke jantung melalui vena cava dan mengalir menuju atrium kanan jantung, darah yang berada di atrium kanan adalah darah yang konsentrasi oksigennya rendah karena telah diambil oleh jaringan tubuh. Darah dari atrium kanan kemudian dialirkan menuju ventrikel (bilik) kanan, darah kemudian dipompa keluar melalui arteri pulmonalis menuju paru-paru. Di paru-paru terjadi pertukaran udara antara CO2 dan O2.

Oleh karena itu, sisi kanan jantung menerima darah dari sirkulasi sistemik dan memompanya ke paru-paru.

b. Sistem peredaran darah besar (sirkulasi sistemik)

Darah yang berasal dari paru-paru dan telah kaya akan O2 dikembalikan ke atrium kiri jantung melalui vena pulmonalis, darah dari atrium kiri ini kemudian dialirkan menuju ventrikel kiri jantung yang kemudian akan dipompa ke seluruh tubuh kecuali paru.

Oleh karena itu, sisi kiri jantung menerima darah dari paru-paru dan memompanya ke seluruh tubuh kecuali paru.

Ventrikel kiri ini akan memompa darah menuju aorta yang akan bercabang menjadi arteri-arteri besar untuk menelusuri seluruh bagian tubuh. Sebagian darah yang dipompa ventrikel kiri mengalir ke otot, sebagian ke ginjal, sebagian ke otak, dan sebagainya. Karena itu aliran arteri tidak akan membawa darah yang telah kehilangan oksigennya akibat diserap oleh jaringan tertentu, arteri akan menyebar secara merata supaya kebutuhan oksigen dan nutrisi setiap jaringan dapat terpenuhi secara optimal.

Setelah jaringan menyerap oksigen dari pembuluh kapiler yang merupakan percabangan dari arteri, darah akan dialirkan menuju venula kemudian menuju vena dan kemudian akan dialirkan ke vena terbesar yaitu vena cava inferior dan vena cava superior untuk dialirkan kembali menuju jantung melalui atrium kanan dan dialirkan ke sirkulasi paru. Begitulah seterusnya sirkulasi yang tiada berujung ini akan terjadi sepanjang hidup seorang manusia.

Itulah postingan kami kali ini mengenai Sistem Peredaran Darah Manusia. Semoga bermanfaat bagi sobat sekalian dan jangan lupa tinggalkan komentarnya. J