Advertisement

Sistem Pernapasan Manusia

Baiklah sobat, pada postingan ini kita akan membahas tentang sistem pernapasan manusia yang terdiri dari alat pernapasan manusia, proses pernapasan manusia, mekanisme pernapasan manusia, volume udara pernapasan, dan proses pertukaran oksigen dan karbon dioksida.

Bernapas adalah aktivitas yang sangat penting bagi kelangsungan hidup seluruh makhluk hidup, khususnya manusia. Jika seorang manusia tidak bernapas hanya selama beberapa waktu, maka akan segera terjadi perubahan menyeluruh di dalam tubuhnya, seperti pergantian respirasi aerob akan menjadi respirasi anaerob. Tentu saja perubahan ini akan berakibat buruk bagi individu tersebut.

1. Alat Pernapasan Manusia

a. Rongga Hidung (cavum nasal)

Rongga hidung terbagi menjadi dua bagian oleh septum nasalis, yaitu bagian kiri dan kanan. Bagian depan septum dibentuk oleh tulang rawan, sedangkan bagian belakang dibentuk oleh tulang vomer dan tonjolan tulang ethmoid.

Pada dinding lateral terdapat tiga tonjolan yang disebut konka nasalis superior, konka media dan konka inferior. Melalui celah pada ketiga tonjolan ini, udara yang dihirup akan dihangatkan oleh pembuluh darah kapiler yang melintasi celah ini serta dilembabkan oleh lendir yang dikeluarkan oleh sel goblet (sel penghasil lendir). Lendir ini juga dapat membersihkan udara yang masuk dari debu.

Bagian atas rongga hidung terdapat daerah olfaktorius, yang mengandung sel-sel saraf sensoris pembau. Sel-sel ini berhubungan dengan saraf kranial yang pertama yaitu nervus olfaktorius.
Panjang rongga hidung sekitar 10 cm. Udara yang masuk melalui rongga hidung kemudian dialirkan ke paru-paru. Biasanya dalam sehari sekitar 15.000 liter udara masuk melalui hidung.

Fungsi rongga hidung adalah:
  • Penyaringan udara, yaitu benda-benda asing yang berbentuk selain gas, misalnya debu. Benda-benda tersebut disaring oleh rambut-rambut halus yang tumbuh ke arah luar lubang hidung.
  • Penghangatan, yaitu mengubah suhu udara agar sesuai dengan suhu tubuh melalui celah-celah konka nasalis.
  • Melembabkan udara, dengan adanya lendir, air akan diuapkan untuk melembabkan udara. Udara yang masuk ke paru-paru biasanya memiliki kelembaban sebesar ± 80%.


b. Faring

Faring merupakan persimpangan antara saluran pernapasan dengan saluran pencernaan. Di dalam faring terdapat organ:
  1. Epiglotis, bertugas mengatur masuknya makanan ke saluran pencernaan dan udara ke saluran pernapasan. Epiglotis bekerja seperti katup yang akan membuka dan menutup. Ia akan membuka ketika udara masuk untuk dialirkan ke trakea, dan akan menutup saat makanan masuk supaya tidak masuk ke saluran pernapasan.
  2. Di bawah faring terdapat laring (pangkal tenggorokan).
  3. Pada laring terdapat celah yang disebut glotis yang menuju ke batang tenggorokan, pita suara terdapat di dalam laring.


c. Trakea

Trakea berupa sebuah tabung yang terletak di leher dan disusun oleh tulang rawan yang berbentuk cincin dengan panjang kira-kira 10 cm. Dinding trakea disusun oleh jaringan ikat dan otot polos serta terdapat rambut-rambut halus yang berfungsi untuk mengeluarkan debu dan kotoran. Rambut-rambut halus ini bergerak dari bawah ke atas, sehingga kotoran akan bergerak ke atas. Pada bagian bawah, trakea akan bercabang dua dan disebut sebagai bronkus, yang menuju paru-paru kiri dan kanan.

d. Bronkus

bronkus terdiri dari bronkus kanan dan kiri. Bronkus kanan terletak lebih vertikal daripada kiri, sehingga bronkus kanan akan lebih mudah kemasukan benda asing, yang menyebabkan seseorang akan lebih mudah terserang penyakit bronkitis.

Dinding bronkus terdiri atas 3 lapis, yaitu jaringan ikat, otot polos, dan jaringan epitel. Pada bronkus, cincin tulang rawan tidak berbentuk lingkar sempurna dibandingkan dengan trakea.

e. Bronkiolus

Adalah cabang dari bronkus. Bronkiolus akan bercabang-bcabang menjadi saluran yang lebih halus yang akan berakhir di alveolus. Sel-sel epitel bersilia (silia : rambut-rambut halus) akan berubah menjadi sisik epitel.

f. Paru-paru

Paru-paru manusia berjumlah sepasang, yaitu paru-paru kanan dan kiri. Organ ini terletak di dalam rongga dada. Paru-paru kanan memiliki berat sekitar 620 gram, sedangkan paru-paru kiri sekitar 560 gram. Ini disebabkan karena paru-paru kanan memiliki tiga bronkiolus, sedangkan paru-paru kiri hanya mempunyai 2 bronkiolus.

Paru-paru diselubungi oleh pleura yang terdiri dari dua lapisan. Di antara lapisan pleura ini terdapat cairan limfe yang berfungsi untuk mengurangi gesekan saat paru-paru mengembang dan mengempis.

g. Alveolus

Alveolus merupakan saluran akhir dari alat pernapasan. Alveolus berupa gelembung-gelembung udara. Pada bagian alveolus inilah terjadi pertukaran O2 dari  udara bebas ke sel-sel darah, dan CO2 dari sel-sel darah ke udara bebas.

Alveolus ini yang menyebabkan struktur paru-paru seperti kasur busa yang memiliki rongga-rongga atau kantung kecil. Alveolus berjumlah sekitar 600 juta, sehingga dapat memperluas permukaan paru-paru, jika dibentangkan maka ukurannya mencapai sebesar lapangan tenis.

Struktur sel alveolus bersifat lentur sehingga mudah mengembang dan mengendur saat menarik dan menghembuskan napas. Adanya sifat lentur ini dikarenakan satu zat yang disebut surfaktan.

Organ Pernapasan Manusia

2. Proses Pernapasan Manusia

a. Proses inspirasi

Proses ini merupakan proses menghirup udara ke dalam paru-paru. Mekanismenya adalah otot diafragma berkontraksi yang menyebabkan diafragma akan mendatar. Saat inspirasi maksimum tercapai, otot antartulang rusuk akan berkontraksi yang menyebabkan tulang rusuk terangkat. Keadaan ini akan menambah volume rongga dada yang diikuti mengembangnya paru-paru sehingga tekanan dalam rongga dada akan turun sehingga udara di lingkungan luar yang tekanannya tinggi akan memasuki paru-paru yang tekanannya lebih rendah.

b. Proses Ekspirasi

Proses ini merupakan proses penghembusan udara. Karbon dioksida dan uap air dikeluarkan dari paru-paru ke lingkungan luar melalui proses ini. Mekanismenya adalah otot-otot dinding diafragma mengendur dan ditekan ke atas oleh organ perut, tulang rusuk juga kembali ke posisi semula, yang menyebabkan rongga dada menyempit sehingga tekanan udara dalam paru-paru akan tinggi. Akibatnya udara akan keluar dari paru-paru yang bertekanan tinggi ke lingkungan luar yang bertekanan lebih rendah.

Inspirasi dan Ekspirasi

3. Mekanisme Pernapasan

a. Pernapasan Dada

Pernapasan dada terjadi bila otot-otot tulang rusuk luar berkontraksi, akibatnya tulang rusuk naik dan volume rongga dada akan lebih kecil daripada udara luar. Karena adanya perbedaan tekanan udara ini, maka udara luar masuk ke dalam rongga dada, sehingga terjadi proses inspirasi.

Proses ekspirasi terjadi apabila otot antar tulang rusuk dalam berkontraksi. Akibatnya, tulang rusuk turun dan volume rongga dada mengecil, sehingga tekanan udara di dalam rongga dada akan lebih besar. Selanjutnya, udara akan terdorong ke luar.

b. Pernapasan Perut

Pada proses pernapasan ini, fase inspirasi terjadi apabila otot diafragma (sekat rongga dada) mendatar dan volume rongga dada membesar, sehingga tekanan udara di dalam rongga dada lebih kecil daripada udara di luar, akibatnya udara masuk. Adapun fase ekspirasi terjadi apabila otot-otot diafragma mengerut (berkontraksi) dan volume rongga dada mengecil, sehingga tekanan udara di dalam rongga dada lebih besar daripada udara di luar. Akibatnya udara dari dalam terdorong ke luar.

4. Volume Udara Pernapasan

Jumlah udara yang keluar masuk paru-paru memiliki kapasitas masing-masing.
  • Udara pernapasan (volume tidal) adalah udara yang dihirup dan dikeluarkan dalam keadaan biasa (sekitar 500 cc). Setelah menghembuskan 500 cc masih tersisa 2500 cc lagi di paru-paru.
  • Udara komplementer, yaitu udara sebanyak 1500 cc yang masih dapat dihirup lagi dengan cara inspirasi yang maksimum, setelah inspirasi biasa.
  • Udara cadangan, yaitu udara sebanyak 1500 cc yang dapat dikeluarkan lagi pada ekspirasi maksimum dengan mengerutkan otot perut kuat-kuat.
  • Udara residu (udara sisa), yaitu udara sebanyak 1000 cc yang tidak dapat dihembuskan lagi, dan menetap pada paru-paru.


5. Proses Pertukaran Oksigen dan Karbon Dioksida

a. Respirasi eksternal

Respirasi (pernapasan) eksternal adalah pertukaran O2 dari udara dengan CO2 dari kapiler darah di dalam alveolus. Pada respirasi eksternal ini, O2 di dalam alveolus akan memasuki kapiler darah dengan cara berdifusi. Proses difusi ini dapat terjadi akibat adanya perbedaan tekanan parsial antara O2 dalam alveolus dengan O2 dalam kapiler darah. Tekanan parsial O2 dalam alveolus lebih tinggi dibandingkan dengan kapiler darah, difusi akan terjadi dari daerah yang mempunyai tekanan tinggi ke daerah yang mempunyai tekanan lebih rendah.

Baca juga : Transpor Zat Melalui Membran

Di dalam kapiler darah, O2 akan diikat oleh hemoglobin yang kemudian akan dibawa ke seluruh tubuh sebagai bahan baku bagi sel-sel perifer tubuh. Oksidasi dalam sel perifer akan menghasilkan CO2 yang kemudian akan diangkut melalui kapiler vena menuju alveolus kembali. CO2 dalam alveolus ini akan dikeluarkan melalui paru-paru.

b. Respirasi internal

Respirasi internal adalah proses pertukaran O2 dan CO2 dari kapiler darah ke sel-sel tubuh.

Pada pernapasan internal O2 yang sudah terikat pada hemoglobin dalam bentuk oksihemoglobin diangkut menuju sel.

HbO2 à Hb + O2

Hemoglobin dalam darah berfungsi untuk mengikat dan melepaskan O2

Oksihemoglobin akan melepaskan O2 ke dalam jaringan tubuh atau sel. O2 akan diterima oleh mitokondria sel untuk melakukan oksidasi. Proses oksidasi akan menghasilkan CO2. CO2 ini akan berdifusi kembali ke vena darah dan diangkut menuju alveolus.

Baca juga : Pengertian Metabolisme

Pengangkutan CO2 melalui tiga cara:
  1. CO2 larut dalam plasma dan membentuk asam karbonat, cara ini hanya terjadi sekitar 5%.
  2. CO2 diangkut dengan membentuk karbominohemoglobin. CO2 ini berdifusi ke dalam sel darah merah dan berikatan dengan Amin (-NH2). Amin merupakan protein dari hemoglobin. Proses ini terjadi sekitar 30%.
  3. CO2 diangkut dalam bentuk ion bikarbonat (HCO3-). Proses ini berantai dan disebut sebagai pertukaran klorida. CO2 bersenyawa dengan air membentuk asam karbonat, yang mengurai menjadi H+ + HCO3- ; reaksinya adalah CO2 + H2O à H2CO3 à H+ + HCO3. Reaksi ini dapat berjalan dengan baik berkat enzim karbonat anhidrase. HCO3 akan keluar dari sel s darah merah dan masuk ke plasma darah. Kedudukan HCO3 akan diganti oleh ion klorida. Proses ini yang paling sering dilakukan, yaitu sekitar 65%.

Respirasi internal (kiri) dan respirasi eksternal (kanan)


Referensi:
  • Suwarno. 2009. Panduan Pembelajaran Biologi : Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
  • Lestari, Endang Sri. 2009. Biologi 2 : Makhluk Hidup dan Lingkungannya untuk SMA/MA Kelas XI.  Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.


Itulah pembahasan kita kali ini sobat, semoga bermanfaat bagi kita semua. Jangan segan untuk bertanya dengan meninggalkan komentar di bawah ini. J


IDEku Untuk PLN Yang Lebih Baik

Hai Sahabat
Selamat datang di softilmu, blog yang berbagi pengetahuan dan juga menyediakan berbagai informasi menarik. Kali ini saya akan berbagi ide-ide saya untuk PLN. Artikel ini mungkin agak berbeda dari artikel lain di softilmu, saya tertarik membahas topik Ide untuk PLN ini dengan maksud memberikan saran dan juga ide-ide bermanfaat agar PLN terus maju, apalagi Hari Listrik Nasional Sudah Dekat, jadi sangat disayangkan apabila tidak ada perkembangan yang terekspose ke media dan lingkungan masyarakat.

APA ITU PLN ?

Perusahaan Listrik Negara (disingkat PLN) adalah BUMN yang mengurusi semua aspek kelistrikan yang ada di Indonesia. PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara yang berbentuk Perusahaan Perseroan (Persero)  berkewajiban untuk menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum dengan tetap memperhatikan tujuan perusahaan yaitu menghasilkan keuntungan sesuai dengan Undang-Undang No. 19/2000.
Kegiatan usaha perusahaan meliputi :
  • Menjalankan usaha penyediaan tenaga listrik  yang meliputi kegiatan pembangkitan, penyaluran, distribusi tenaga listrik, perencanaan dan pembangunan sarana penyediaan tenaga listrik.
  • Menjalankan usaha penunjang dalam penyediaan tenaga listrik yang meliputi kegiatan  konsultasi, pembangunan, pemasangan, pemeliharaan peralatan ketenagalistrikan, Pengembangan teknologi peralatan yang menunjang penyediaan tenaga listrik.
  • Menjalankan kegiatan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber energi lainnya untuk kepentingan penyediaan tenaga listrik, Melakukan pemberian jasa operasi dan pengaturan (dispatcher) pada pembangkitan, penyaluran, distribusi dan retail tenaga listrik, Menjalankan kegiatan perindustrian perangkat keras dan perangkat lunak bidang ketenagalistrikan dan peralatan lain yang terkait dengan tenaga listrik, Melakukan kerja sama dengan badan lain atau pihak lain atau badan penyelenggara bidang ketenagalistrikan baik dari dalam negeri maupun luar negeri di bidang pembangunan, operasional, telekomunikasi dan informasi yang berkaitan dengan ketenagalistrikan.

Sumber Info : www.PLN.CO.Id

APA KEKURANGAN PLN ?
Untuk menemukan ide yang akan saya utarakan pada PLN, saya berusaha memikirkan apa saja kekurangan PLN selama ini, nah akhirnya saya menemukan beberapa permasalahan yang paling saering saya dengar dan alami yaitu sebagai berikut :
  • Kekurangan Listrik
  • Kekurangan Dana Untuk Membeli Listrik
  • Ketidakpuasan pelanggan dengan Pemadaman Listrik
IDE KU UNTUK PLN
Nah ini dia poin utama postingan saya kali ini “Ide untuk PLN yang Lebih Baik”. Berbagai problema yang telah kita bahas terkait kekurangan PLN merupakan masalah paling sering kita alami sehari-hari, yaitu pemadaman listrik yang sering, ketidakpuasan pelanggan dengan kebijakan tersebut, dll. Berhubungan dengan hal ini saya rasa kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan Pihak PLN, karena ternyata PLN juga telah berusaha keras menghadapi masalah tersebut, terbukti dengan antisipasi nya terhadap kekurangan listrik berkelanjutan. Disinilah peran kita untuk sama-sama memberikan saran agar dalam membangun indonesia yang lebih baik. Berikut beberapa ide dari saya :

IDEKU 1 : Bagaimana mengurangi Kekurangan Dana Untuk Membeli Listrik?
Kekurangan dana merupakan masalah fatal dalam keadaan Listrik di Indonesia. Seperti yang kita tahu kehidupan manusia saat ini sebagian besar ditopang oleh teknologi. Jika Listrik padam, maka berbagai teknologi tidak bisa berjalan, otomatis kelanjaran masyarakat dalam beraktivitas akan sangat terganggu. Oleh karena itu masalah ini harus secepatnya ditangani.

Saya membaca bahwa PLN membeli listrik dari perusahaan luar negeri dengan mata uang USD, ini menimbulkan pertanyaan bagi saya, sekarang USD sedang menguat terhadap rupiah harga 1 USD = lebih dari 12.000 rupiah saat ini, jadi mengapa kita tidak mengambil alternatif untuk membeli listrik yang harga mata uang nya lebih rendah dibandingkan USD, bukankah itu akan membuat harga tersebut semakin murah?, jadi saran saya yang pertama adalah membeli listrik dari perusahan lain dengan menggunakan mata uang yang lebih murah.
Membeli Listrik dari perusahaan luar yang menggunakan mata uang lebih murah dari USD
Note  :  Ide ini saya utarakan dengan pengetahuan tentang pembelian listrik sebagai masyarakat awam, mungkin tidak semudah yang saya katakan dalam proses pembeliannya, namun apa salahnya untuk ditelaah.

IDEKU 2 : Bagaimana Mengatasi Ketidakpuasan Pelanggan Terkait Pemadaman Listrik?
Ini merupakan masalah subjektif dimana saat kebetulan listrik disuatu wilayah mati ketika aktivitas wilayah tersebut sedang padat menyebabkan masyarakatnya tidak puas dengan kinerja PLN. Namun hal tersebut bukanlah masalah sepele yang bisa dilupakan begitu saja, karena beberapa orang merasa sangat kecewa dengan terjadinya pemadaman listrik itu.

Ide untuk masalah ini adalah PLN sebaiknya kenal baik dengan daerah-daerah dan waktu sibuk dari daerah tersebut, sehingga bisa melakukan tindakan di waktu yang tepat saat listrik memang harus dipadamkan, jika memang ada jadwal pemadaman bergilir, akan lebih baik jika terstruktur dan mungkin apabila ada pemberitahuan, masalah ini bisa teratasi.

IDEKU 3 : Bagaimana Tahapan Awal Mewujudkan PLN sistem IT di Indonesia?
Saat berkunjung di web Pln yaitu www.PLN.CO.ID ada berbagai hal menarik dan juga ide yang muncul di benak saya. Salah satunya adalah ketika membaca PLN ingin mewujudkan PLN Sistem IT di indonesia. Nah terkait hal ini mungkin saya punya ide bagaimana cara memulai tahapan tersebut.
Langkah pertama yang menurut saya sangat penting adalah “Mengubah tampilan website PLN.CO.ID menjadi lebih menarik, pofessional, dan multifungsi”. Ide ini saya utarakan terkait dengan

1. Tampilan Website PLN
Sumber Gambar Klik Disini

Gambar diatas adalah tampilan website resmi PLN, menurut saya tampilan tersebut masih kuno, dan ketinggalan, terlalu berantakan sehingga kurang menarik dikunjungi. Sebuah Blog sangat penting tampilannya.
Jadi saya rasa untuk menarik pengunjung dengan sistem IT, PLN harus memperkenalkannya secara online melalui website tersebut. Seperti pepatah yang sering kita dengar, “Jika Ingin Merubah Lingkunganmu, Mulailah Perubahan itu dari Dirimu Sendiri”. Untuk memulai Sistem IT, Mungkin PLN bisa membuattampilan website resminya lebih proffesional.

2. Fungsi dari Website PLN
Sumber Gambar Klik Disini

Secara subjektif saya menilai bahwa website PLN yang sekarang memiliki fungsi yang tidak optimal, yaitu hanya berfungsi untuk melihat informasi dari PT PLN itu sendiri, dan sedikit layanan online yang disediakan.
Jadi saran saya adalah agar fungsi dari website PLN ini dibuat menjadi lebih banyak, dan juga membuat pelanggan bisa berkomunikasi dengan pihak PLN melalui website tersebut, menambah layanan online lainnya, Dengan hal ini PLN akan diakui benar-benar menganggap pelanggannya sebagai mitra bisnis dengan memudahkan pelanggan.


3. Pelaporan terkait berbagai aktivitas dan kinerja PT PLN
Sumber Gambar Klik Disini

Ada satu lagi hal yang menarik, yaitu PLN menyediakan laporan atas kinerja dan berbagai hal lain di website PLN.CO.ID, nah hal ini membuat saya bangga, karena PLN secara terbuka memberikan informasi kepada pelanggan terkait laporang keuangan dan laporan lainnya.
Ide saya adalah agar setiap laporan terus di update dan jangan sampai berhenti, juga menambahkan laporan kegiatan, pembelian listrik, mungkin juga bisa menambahkan informasi tentang pemadaman listrik di berbagai provinsi atau wilayah.
Jika ketiga ide saya tersebut diaplikasikan, mungkin visi PLN terkait Diakuinya PLN sebagai Perusahaan Kelas Dunia yang bertumbuh kembang, unggul dan terpercaya akan terlihat.

Sumber Gambar Klik Disini



Nah itulah dia berbagai ide saya untuk PLN, mudah-mudahan dengan adanya ide-ide tersebut Perusahaan Listrik Negara (PLN) ini terus menjadi lebih baik, mungkin sahabat pembaca memilki ide lain untuk pln bisa diutarakan di kotak komentarnya. Sekian postingan softilmu kali ini, semoga bermanfaat, terimakasih telah berkunjung dan pastinya jangan lupa tinggalkan komentar anda sahabat. :)

Tajak Beutroh Takalon Beudeuh

Assamu’alaikum sahabat

Setiap manusia pada hakikatnya ingin sukses dan bahagia (bahagia dunia dan juga akhirat), termasuk saya dan sahabat yang sedang membaca artikel di softilmu sekarang. Jika bebicara tentang topik ini mungkin banyak yang berpikir harta adalah faktor utama yang menentukan kebahagiaan dan kesuksesan, tapi Kebahagiaan dan kesuksesan yang saya maksud bukan hanya dinilai dari harta, melainkan dari juga dari perlaku dan sifat orang tersebut. Mari kita simak,  apa sebenarnya langkah untuk bisa bahagia dan sukses?

Tingkat kejahatan di Indonesia semakin lama semakin menjadi-jadi, artinya apa?  masih banyak orang yang belum puas dengan kehidupannya yang sekarang, mereka ingin mendapatkan “lebih” agar bisa “bahagia” meskipun dengan cara yang tidak benar. Buat apa cobak melakukan kejahatan karena ingin sukses dan bahagia? Inilah pemikiran yang salah, kita berpikir kebahagiaan akan didapatkan saat kita memiliki “lebih lebih lebih” dari apa yang kita miliki saat ini.
Sumber Gambar Klik Disini
Banyak yang tidak menyadari dua langkah mudah untuk mencapai kebahagiaan, padahal kata-kata itu sudah sangat sering kita dengar."Usaha dan Do'a" , untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan, kita harus bertindak, jangan hanya duduk diam melamunkan mimpi untuk menjadi lebih baik. Bangun dari lamunan anda, dan mulailah melakukan tindakan untuk mewujudkan mimpi tadi. Seperti yang saya katakan di awal artikel ini, setiap orang ingin bahagia dan sukses, namun kenapa sedikit yang berhasil mencapainya? Itu karena hanya sebagian kecil dari kita yang ingin bahagia melakukan tindakan untuk bisa bahagia dan sukses. Sesederhana itu? Iya sesederhana itu. Setelah berusaha semaksimal mungkin, sahabat juga harus berdo’a, karena bukan kita yang menentukan berhasil atau tidaknya usaha tersebut, Allah swt, Tuhan yang Maha Esa lah yang menentukan keberhasilan tersebut.

“Bersyukur” inilah tahapan setelah berusaha untuk meraih paket bahagia dan sukses, lihatlah apa yang sudah dimiliki saat ini, jangan menatap kepada hal-hal yang menggiurkan namun belum didapatkan. Dengan mensyukuri apa yang telah dimiliki, maka kita akan menyadari bahwa sangat berlimpah nikmat tuhan yang telah diberikan. Namun, bukan bersyukur namanya jika kita tidak berbuat apa-apa untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Intinya setelah berusaha, kita harus bersyukur atas hasil yang didapatkan dan berusaha untuk lebih baik dari sebelumnya.

Sebuah pepatah bahasa aceh yang sangat menarik di bawah ini juga mengajarkan kita untuk terus 
berusaha dan berdo’a, dan bersyukur:

Tajak beutroh, takalon beudeuh, bek sampe rugo meuh saket hatee
Artinya 
Berjalan harus sampai tujuan, Melihat harus jelas, jangan sampai rugi dan sakit hati

Pepatah di atas berasal dari bahasa aceh yang menurut saya mengandung makna yang dalam, dan juga memberikan nasihat agar jangan sombong ketika kita akan mencapai suau kesuksesan.

Tajak beutroh takalon beudeuh (berjalan harus sampai tujuan, Melhat harus jelas), kalimat ini sangat familiar di aceh. Maknanya adalah Ketika kita bertindak dan bersua hendaknya berpikir terlebih dahulu, jikalau sudah memutuskan untuk melakukannya, maka kerjakanlah sampai tuntas dan jangan berhenti di tengah jalan. Usaha setengah-setengah hanya akan berbuah penyesalan semata, mungkin sahabat memiliki pengalaman terkait hal ini. Orang dewasa akan lebih paham dengan ini, karena mereka biasanya telah belajar bahwa kalau kita berusaha, harus memberikan yang terbaik dan semaksimal mungkin. Juga saya tekankan sekali lagi bahwa do’a dalam usaha merupakan hal yang sangat penting, sekali lagi karena bukan kita yang menentukan hasil usaha tersebut. Setelah Berusaha dan berdo’a sebaik mungkin, hasil yang baik akan datang, dengan hasil ini kita akan merasa bahagia karena sukses dengan usaha maksimal dan dengan cara yang benar. J

Bek sampe rugo meuh saket hatee (jangan sampai rugi dan sakit hati) kalimat selanjutnya dari pepatah tadi menjelaskan akibat dari tidak berusah dengan baik juga tidak berpikir telebih dalam bertindak dan berkata-kata. Kebanyakan, hasil yang didapatkan jika tidak memaksimalkan usaha dan juga tidak berpikir sebelum berbicara adalah penyesalan. Sungguh berbahaya penyesalan ini, karena kita akan cenderung terus mengingatnya dan berharap waktu dapat berputar kembali agar dapat mengubah buah dari usaha kita di masa lampau. Jika hal ini terjadi, maka sebaiknya anda tidak mengulangi kesalahan yang sama, dan berbuat lebih baik di masa kini. J

Ada cerita menarik yang akan saya bagikan terkait dengan topik yang saya bahas kali ini :
Tahun 2014, ada seorang mahasiswa dari keluarga tidak berada masuk ke salah satu universitas di aceh. Jarak tempat tinggal nya dari kampus lebih dari 6km, usai pertemuan antar mahasiswa baru dengan mahasiswa lama di fakultasnya, ia dan mahasiswa lain segera pulang kerumah masing-masing. Dalam perjalanan pulang, seorang mahasiswa lama yang mengendarai sepeda motor, mengenali maba(mahasiswa baru) yang sedang berjalan sendirian saat waktu menjelang magrib, lalu dimulai lah percakapan percakapan antara Mala(mahasiswa lama) dan Maba(Mahasiswa Baru) ini:
Mala    : Dek, adek maba fakultas **** kan?
Maba   : iya bang
Mala    : Rumahnya dimana?
Maba   : di ***** bang (jaraknya lebih dari 7km dari kampus)
Mala    : kok pulang jalan kaki? Kan ada angkot?
Maba tersebut diam sejenak, kemudian berkata
Maba   : Untuk minum aja aku gak ada duit bang, apalagi untuk biaya naik angkot
Perkataan maba ini membuat haru mala tadi kemudian ia mengantar maba tersebut pulang, saat di jalan maba bercerita tentang keadaan ekonomi keluarganya yang rendah, ia bertekad kuliah untuk dengan modal kemauan dengan biaya yang sangat kurang.

Kemudian cerita inipun tersebar keesokan harinya, sehingga teman-teman angkatan 2014 mengajak maba tadi untuk berbicara tentang masa depannya, mereka berniat untuk membantu dia, jika memang dia serius untuk melanjutkan kuliah nya. Mereka setuju untuk membantu finansialnya sehari-hari hingga ia bisa kuliah dengan nyaman. Tentu saja si maba tidak menolak tawaran ini. Sekarang ia terus belajar dengan sungguh-sungguh untuk mencapai kebahagiaan dan kesuksesan yang di dambanya, hasilnya ia sudah mengantongi nilai2 bagus di masa2 awal kuliahnya. J

Kesimpulan dari cerita di atas :
Jika kita memiliki kemauan dan terus berusaha juga berdoa, jangan lupa bersyukur atas yang didapat, pasti akan muncul jalan yang diberikan Allah agar kita bisa sukses dan bahagia.

Itulah akhir pembahasan saya kali ini, semoga bermanfaat, terimakasih sudah membaca dan jangan lupa untuk tinggalkan komentarnya J





Wassalamu’alaikum

Pengertian dan Macam-macam Mutasi

Baiklah sobat, kali ini kita akan membahas tentang pengertian dan macam-macam mutasi.

Materi genetis pada suatu saat dapat mengalami perubahan. Perubahan sifat keturunan secara umum disebut mutasi. Mutasi yang menunjukkan fenotipe sedikit berbeda dari sifat normal menimbulkan variasi. Ada dua macam variasi sebagai berikut.

a. Variasi genetis

Variasi genetis adalah variasi yang disebabkan oleh perubahan materi genetis. Sifat ini akan diwariskan kepada keturunannya.

b. Variasi lingkungan

Variasi lingkungan adalah variasi yang disebabkan oleh perubahan lingkungan. Sifat ini tidak diwariskan kepada keturunannya.

Berdasarkan tempat terjadinya, perubahan materi genetis (mutasi) dibedakan menjadi dua macam sebagai berikut.

a. Mutasi kecil (point mutation)

Mutasi kecil adalah perubahan yang terjadi pada susunan molekul gen (DNA), sedangkan lokus gennya tetap. Mutasi jenis ini menimbulkan alela.

Mutasi titik.

b. Mutasi besar (gross mutation)

Mutasi besar adalah perubahan yang terjadi pada struktur dan susunan kromosom. Istilah khusus untuk mutasi kromosom adalah aberasi.

Berdasarkan faktor penyebabnya, mutasi dapat dibedakan menjadi dua macam sebagai berikut.

a. Mutasi alamiah (spontan)

Perubahan genetik yang disebabkan oleh alam, antara lain sinar kosmos, sinar radioaktif, dan sinar ultraviolet.

b. Mutasi induksi (buatan)

Perubahan genetik yang disebabkan oleh usaha manusia, antara lain penggunaan bahan radioaktif, penggunaan senjata nuklir, dan reaktor atom.

Penyebab terjadinya mutasi disebut mutagen. Mutagen dapat berasal dari:

  1. bahan fisika, misalnya radiasi yang dipancarkan oleh bahan radioaktif,
  2. bahan kimia, misalnya fenol, benz pyrene, metil cholauthrene, metil Hg, pestisida, formaldehid, colchicine,
  3. bahan biologi, misalnya virus penyebab kerusakan kromosom. Virus hepatitis menimbulkan aberasi pada darah dan tulang.


Mutasi yang terjadi di dalam tubuh dapat berupa perubahan somatis (mutasi autosom), dan perubahan generatif atau gametis (mutasi kromosom seks). Perubahan somatis (mutasi autosom) terjadi pada jaringan tubuh, misal epitel, otot, tulang, dan saraf. Adapun perubahan generatif atau gametis (mutasi kromosom seks) terjadi pada gonad (kelamin).

Mutasi Kromosom

Mutasi kromosom meliputi perubahan jumlah kromosom dan perubahan struktur kromosom. Pada spesies, terdapat seperangkat kromosom (genom) dengan jumlah kromosom yang konstan. Pada gamet mengandung n kromosom, sedangkan sel somatis mengandung 2n kromosom. Akan tetapi, kadang-kadang terjadi ketidakteraturan yang terjadi selama mitosis, atau meiosis sehingga menghasilkan sel-sel dengan jumlah kromosom yang bervariasi. Hal itu terjadi melalui proses duplikasi atau adisi atau kehilangan seluruh perangkat kromosom. Kejadian-kejadian yang menyangkut perubahan kromosom, sebagai berikut.

a. Euploidi

Euploidi artinya sel-sel yang mengandung seperangkat kromosom. Jenis-jenis euploidi, sebagai berikut.

1) Monoploidi

Organisme monoploidi memiliki satu genom (n kromosom) dalam sel tubuhnya. Hal itu terjadi pada sebagian besar bakteri, fungi, alga, lumut, dan serangga Hymenoptera. Organisme monoploidi kurang kuat dan bersifat steril karena kromosom homolog tidak memiliki pasangan selama meiosis.

2) Diploidi

Organisme diploidi memiliki dua genom (2n kromosom) pada setiap sel somatis. Keadaan ini sangat menunjang fertilitas, keseimbangan pertumbuhan, adaptasi, dan kemampuan hidup.

3) Poliploidi

Organisme poliploidi memiliki kromosom lebih dari dua genom (2n kromosom). Misal, triploid (3n), tetraploid (4n), dan pentaploid (5n). Pengaruh poliploidi terhadap sel atau individu, antara lain:

  • terjadinya pertumbuhan raksasa;
  • jumlah kandungan vitamin pada tumbuhan poliploid lebih banyak;
  • kesuburan atau fertilitas umumnya berkurang.


b. Aneuploidi

Aneuploidi adalah variasi jumlah kromosom yang hanya menyangkut bagian genom atau salah satu kromosom. Beberapa macam aneuploidi sebagai berikut.

1) Monosomik

Monosomik adalah peristiwa hilangnya satu kromosom dari sepasang kromosom homolog dengan rumus genom (2n –1), sehingga menghasilkan dua jenis gamet, yaitu (n) dan (n–1).

2) Nulisomik

Nulisomik adalah peristiwa hilangnya sepasang kromosom homolog dengan rumus genom (2n–2). Organisme yang mengalami nulisomik menunjukkan ciri-ciri kurang kuat, kurang fertil, dan daya tahan hidup rendah.

3) Trisomik

Trisomik adalah organisme diploid yang memiliki satu kromosom ekstra atau tambahan dengan rumus genom (2n + 1), sehingga gamet yang dihasilkan adalah (n + 1) dan (n).

4) Tetrasomik

Jika satu pasang kromosom berada dalam tambahan seperangkat kromosom organisme dengan rumus genom (2n + 2) disebut tetrasomik.

5) Trisomik ganda

Trisomik ganda, jika suatu organisme diploid dengan dua kromosom yang berbeda masing-masing menghasilkan trisomik ganda dengan rumus genom (2n + 1 + 1).

Perubahan struktur kromosom

Perubahan struktur kromosom merupakan penyimpangan yang terjadi di dalam kromosom (intrakromosom). Ada jenis-jenis perubahan struktur kromosom, sebagai berikut.


a. Defisiensi atau delesi

Delesi terjadi ketika kromosom kehilangan sebagian segmennya. Defisiensi ini mempunyai pengaruh genetis, antara lain efek letal (kematian) dan pseudodominan (pemunculan fenotipe sifat resesif, seperti sifat dominan).

b. Duplikasi

Duplikasi terjadi jika kromosom memperoleh tambahan sebagian segmen kromosom lainnya. Duplikasi mempunyai efek genetis, antara lain melindungi pengaruh gen resesif yang merugikan untuk evaluasi materi genetik, dan menghasilkan efek posisi (menghasilkan fenotipe baru).

c. Inversi G

Inversi G adalah pembalikan urut-urutan pada susunan gen. Inversi G berperan menekan terjadinya peristiwa pindah silang.

d. Translokasi

Translokasi adalah pertukaran sebagian kromosom dengan kromosom nonhomolog lainnya sehingga menghasilkan efek posisi.

Baca juga:

Demikianlah postingan kali ini, semoga beranfaat untuk menambah pengetahuan sobat sekalian J

Referensi:
Subardi. 2007. Biologi 3. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Nasional.

Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

Kali ini kita akan membahas tentang Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan. Langsung saja ke postingan kita, cekidot.

Jaringan Tumbuhan

Tumbuhan tersusun atas banyak sel. Sel-sel itu pada tempat tertentu membentuk jaringan. Jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai struktur dan fungsi yang sama dan terikat oleh bahan antarsel membentuk suatu kesatuan.

Seiring tahap perkembangannya, jaringan penyusun tubuh tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu jaringan meristem dan jaringan dewasa.

1. Jaringan Meristem

Jaringan meristem adalah jaringan yang sel penyusunnya bersifat embrional, artinya mampu secara terus-menerus membelah diri untuk menambah jumlah sel tubuh. Sel meristem biasanya merupakan sel muda dan belum mengalami diferensiasi dan spesialisasi. Ciri-ciri sel meristem biasanya berdinding tipis, banyak mengandung protoplasma, vakuola kecil, inti besar, dan plastida belum matang. Bentuk sel meristem umumnya sama ke segala arah, misalnya seperti kubus.

Berdasarkan letaknya dalam tumbuhan, ada 3 macam meristem, yaitu meristem apikal, meristem lateral, dan meristem interkalar. Meristem apikal terdapat di ujung batang dan ujung akar.

Jaringan Meristem

Meristem interkalar merupakan bagian dari meristem apikal yang terpisah dari ujung (apeks) selama pertumbuhan. Meristem interkalar (antara) terdapat di antara jaringan dewasa, misalnya di pangkal ruas batang rumput. Meristem lateral terdapat pada kambium pembuluh dan kambium gabus.

Berdasarkan asal terbentuknya, meristem dibedakan menjadi meristem primer dan meristem sekunder.

a. Meristem Primer

Meristem primer adalah meristem yang berkembang dari sel embrional. Meristem primer terdapat misalnya pada kuncup ujung batang dan ujung akar. Meristem primer menyebabkan pertumbuhan primer pada tumbuhan. Pertumbuhan primer memungkinkan akar dan batang bertambah panjang. Dengan demikian, tumbuhan bertambah tinggi.

Meristem primer dapat dibedakan menjadi daerah-daerah dengan tingkat perkembangan sel yang berbeda-beda. Pada ujung batang terdapat meristem apikal. Di dekat meristem apikal ada promeristem dan ujung meristematik lain yang terdiri dari sekelompok sal yang telah mengalami diferensiasi sampai tingkat tertentu.

Daerah meristematik di belakang promeristem mempunyai tiga jaringan meristem, yaitu protoderma, prokambium, dan meristem dasar. Protoderma akan membentuk epidermis, prokambium akan membentuk jaringan ikatan pembuluh (xilem primer dan floem primer) dan kambium. Meristem dasar akan membentuk jaringan dasar tumbuhan yang mengisi empelur dan korteks seperti parenkima, kolenkima, dan sklerenkima. Tumbuhan monokotil hanya memiliki jaringan primer dan tidak memiliki jaringan sekunder. Pada tumbuhan dikotil terdapat jaringan primer dan jaringan sekunder.

b. Meristem Sekunder

Meristem sekunder adalah meristem yang berkembang dari jaringan dewasa yang telah mengalami diferensiasi dan spesialisasi (sudah terhenti pertumbuhannya) tetapi kembali bersifat embrional. Contoh meristem sekunder adalah kambium gabus yang terdapat pada batang dikotil dan Gymnospermae, yang dapat terbentuk dari sel-sel korteks di bawah epidermis.

Jaringan kambium yang terletak di antara berkas pengangkut (xilem dan floem) pada batang dikotil merupakan meristem sekunder. Sel kambium aktif membelah, ke arah dalam membentuk xilem sekunder dan ke luar membentuk floem sekunder. Akibatnya, batang tumbuhan dikotil bertambah besar. Sebaliknya batang tumbuhan monokotil tidak mempunyai meristem sekunder sehingga tidak mengalami pertumbuhan sekunder. Itulah mengapa batang monokotil tidak dapat bertambah besar.

2. Jaringan Dewasa

Jaringan dewasa merupakan jaringan yang terbentuk dari diferensiasi dan spesialisasi sel-sel hasil pembelahan jaringan meristem. Diferensiasi adalah perubahan bentuk sel yang disesuaikan dengan fungsinya, sedangkan spesialisasi adalah pengkhususan sel untuk mendukung suatu fungsi tertentu. Jaringan dewasa pada umumnya sudah tidak mengalami pertumbuhan lagi atau sementara berhenti pertumbuhannya. Jaringan dewasa ini ada yang disebut sebagai jaringan permanen. Jaringan permanen adalah jaringan yang telah mengalami diferensiasi yang sifatnya tak dapat balik (irreversibel). Pada jaringan permanen sel-selnya tidak lagi mengalami pembelahan. Jaringan dewasa meliputi jaringan epidermis, gabus parenkima, xilem, dan floem. Selain itu ada bagian tumbuhan tertentu yang memiliki jaringan kolenkima dan sklerenkima.

a. Epidermis

Jaringan epidermis ini berada paling luar pada alat-alat tumbuhan primer seperti akar, batang daun, bunga, buah, dan biji. Epidermis tersusun atas satu lapisan sel saja. Bentuknya bermacam-macam, misalnya isodiametris yang memanjang, berlekuk-lekuk, atau menampakkan bentuk lain. Epidermis tersusun sangat rapat sehingga tidak terdapat ruangan-ruangan antarsel. Epidermis merupakan sel hidup karena masih mengandung protoplas, walaupun dalam jumlah sedikit. Terdapat vakuola yang besar di tengah dan tidak mengandung plastida.

Jaringan Epidermis

1. Jaringan epidermis daun

Jaringan epidermis daun terdapat pada permukaan atas dan bawah daun. Jaringan tersebut tidak berklorofil kecuali pada sel penjaga (sel penutup) stomata. Pada permukaan atas daun terdapat penebalan dinding luar yang tersusun atas zat kuting (turunan senyawa lemak) yang dikenal sebagai kutikula, misalnya pada daun nangka. Selain itu ada yang membentuk lapisan lilin untuk melindungi daun dari air, misalnya pada daun pisang dan daun keladi. Ada pula yang membentuk bulu-bulu halus di permukaan bawah sebagai alat perlindungan, misalnya pada daun durian. Sekelompok sel epidermis membentuk stomata atau mulut daun. Stomata merupakan suatu celah pada epidermis yang dibatasi oleh dua sel penutup atau sel penjaga. Melalui mulut daun ini terjadi pertukaran gas.

2. Jaringan epidermis batang

Seperi halnya jaringan epidermis daun, jaringan epidermis batang ada yang mengalami modifikasi membentuk lapisan tebal yang dikenal sebagai kutikula, membentuk bulu sebagai alat perlindungan.

3. Jaringan epidermis akar

Jaringan epidermis akar berfungsi sebagai pelindung dan tempat terjadinya difusi dan osmosis. Epidermis akar sebagian bermodifikasi membentuk tonjolan yang disebut rambut akar dan berfungsi untuk menyerap air tanah.

Stomata adalah celah yang terdapat pada epidermis organ tumbuhan. Pada semua tumbuhan yang berwarna hijau, lapisan epidermis mengandung stomata paling banyak pada daun. Stomata terdiri atas bagian-bagian yaitu sel penutup, bagian celah, sel tetangga, dan ruang udara dalam. Sel tetangga berperan dalam perubahan osmotik yang menyebabkan gerakan sel penutup yang mengatur lebar celah. Sel penutup dapat terletak sama tinggi dengan permukan epidermis (panerofor) atau lebih rendah dari permukaan epidermis (kriptofor) dan lebih tinggi dari permukaan epidermis (menonjol). Pada tumbuhan dikotil, sel penutup biasanya berbentuk seperti ginjal bila dilihat dari atas. Sedangkan pada tumbuhan rumput-rumputan memiliki struktur khusus dan seragam dengan sel penutup berbentuk seperti halter dan dua sel tetangga terdapat masing-masing di samping sebuah sel penutup.

b. Jaringan Gabus

Jaringan gabus atau periderma adalah jaringan pelindung yang dibentuk untuk menggantikan epidermis batang dan akar yang telah menebal akibat pertumbuhan sekunder. Jaringan gabus tampak jelas pas tetumbuhan dikotil dan Gymnospermae.

Struktur jaringan gabus terdiri atas felogen (kambium gabus) yang akan membentuk felem (gabus) ke arah luar dan feloderma ke arah dalam. Felogen dapat dihasilkan oleh epidermis, parenkima di bawah epidermis, kolenkima, perisikel, atau parenkima floem, tergantung spesies tumbuhannya. Pada penampang memanjang, sel-sel felogen berbentuk segi empat atau segi banyak dan bersifat meristematis. Sel-sel gabus (felem) dewasa berbentuk hampir prisma, mati, dan dinding selnya berlapis suberin, yaitu sejenis selulosa yang berlemak. Sel-sel feloderma menyerupai sel parenkima, berbentuk kotak dan hidup. Jaringan gabus berfungsi sebagai pelindung tumbuhan dari kehilangan air. Pada tumbuhan gabus (Quercus suber), lapisan gabus dapat bernilai ekonomi, misalnya untuk tutup botol.

c. Parenkima

Di sebelah dalam epidermis terdapat jaringan parenkima. Jaringan ini terdapat mulai dari sebelah dalam epidermis hingga ke empulur. Parenkima tersusun atas sel-sel bersegi banyak. Antara sel yang satu dengan sel yang lain terdapat ruang antarsel.


Parenkima disebut juga jaringan dasar karena menjadi tempat bagi jaringan-jaringan yang lain. Parenkima terdapat pada akar, batang, dan daun, mengitari jaringan lainnya. Misalnya pada xilem dan floem.

Selain sebagai jaringan dasar, jaringan parenkima berfungsi sebagai jaringan penghasil dan penyimpan cadangan makanan. Contoh parenkima penghasil makanan adalah parenkima daun yang memiliki kloroplas dan dapat melakukan fotosintesis. Parenkima yang memiliki kloroplas disebut sklerenkima. Hasil-hasil fotosintesis berupa gula diangkut ke parenkima batang atau akar. Di parenkima batang atau akar, hasil-hasil fotosintesis tersebut disusun menjadi bahan organik lain yang lebih kompleks, misalnya tepung, protein, atau lemak. Parenkima batang dan akar pada beberapa tumbuhan berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan, misalnya pada ubi jalar (Ipomoea batatas). Ada pula sel parenkima yang menyimpan cadangan makanan pada katiledon (daun lembaga biji) seperti pada kacang buncis (Phaseolus vulgaris).

d. Jaringan Penguat

untuk memperkokoh tubuhnya, tumbuhan memerlukan jaringan penguat atau penunjang yang disebut juga sebagai jaringan mekanik. Ada dua macam jaringan penguat pegat yang menyusun tubuh tumbuhan, yaitu kolenima dan sklerenkima. Kolenkima mengandung protoplasma dan dindingnya tidak mengalami signifikasi. Sklerenkima berbeda dari kolenkima, karena sklerenkima tidak mempunyai protoplasma dan dindingnya mengalami penebalan dan zat lignin (lignifikasi).

1. Kolenkima

Sel kolenkima merupakan sel hidup dan mempunyai sifat mirip parenkima. Sel-selnya ada Yat mengandung kloroplas. Kolenkima umumnya terletak di dekat perukaan dan di bawah epidermis pada batang, tangkai daun, tangkai bunga, dan ibu tulang daun. Kolenkima jarang terdapat pada akar. Sel kolenkima biasanya memanjang sejajar dengan pusat organ tempat kolenkima itu terdapat.

Dinding sal kolenkima mengandung selulosa, pektin, dan hemiselulosa. Dinding sel kolenkima mengalami penebalan yang tidak merata. Penebalan itu terjadi pada sudut-sudut sel, dan disebut kolenkima sudut.

Fungsi jaringan kolenkima adalah sebagai penyokong pada bagian tumbuhan muda yang sedang tumbuh dan pada tumbuhan herba.

2. Sklerenkima

Jaringan sklerenkima terdiri atas sel-sel mati. Dinding sel sklerenkima sangat kuat, tebal, dan mengandung lignin (komponen utama kayu). Dinding sel mempunyai penebalan primer dan kemudian penebalan sekunder oleh zat lignin. Menurut bentuknya, sklerenkima dibagi menjadi dua, yaitu serabut sklerenkima yang berbentuk seperti benang panjang, dan sklereid (sel batu). Sklereid terdapat pada berkas pengangkut, di antara sel-sel parenkima, korteks batang, tangkai daun, akar, buah, dan biji. Pada biji, sklereid sering kali merupakan suatu lapisan yang turut menyusun kulit biji.

Fungsi sklerenkima adalah menguatkan bagian tumbuhan yang sudah dewasa. Sklerenkima juga melindungi bagian-bagian lunak yang lebih dalam, seperti pada kulit biji jarak, biji kenari dan tempurung kelapa.


e. Jaringan Pengangkut

1. Xilem

Xilem berfungsi untuk menyalurkan air dan mineral dari akar ke daun. Elemen xilem terdiri dari unsur pembuluh, serabut xilem, dan parenkima xilem. Unsur pembuluh ada dua, yaitu pembuluh kayu (trakea) dan trakeid. Trakea dan trakeid merupakan sel mati, tidak memiliki sitoplasma dan hanya tersisa dinding selnya. Sel-sel tersebut bersambungan sehingga membentuk pembuluh kapiler yang berfungsi sebagai pengangkut air dan mineral. Oleh karena pembuluh yang membentuk berkas, maka dikatakan sebagai berkas pembuluh. Diameter xilem bervariasi tergantung pada spesies tumbuhan, tetapi biasanya 20-700 µm. Dinding xilem mengalami penebalan zat lignin.

Xilem

Trakea merupakan bagian yang terpenting pada xilem tumbuhan bunga, trakea terdiri atas sel-sel berbentuk tabung yang berdinding tebal karena adanya lapisan selulosa sekunder dan diperkuat lignin, sebagai bahan pengikat. Diameter trakea biasanya lebih besar daripada diameter trakeid. Ujung selnya yang terbuka disebut perforasi atau lempeng perforasi. Trakea hanya terdapat pada Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup) dan tidak terdapat pada Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka) kecuali anggota Gnetaceae (golongan melinjo).
Bagian trakeid dapat dibedakan dari trakea karena ukurannya lebih kecil, walaupun dinding selnya juga tebal dan berkayu. Rata-rata diameter trakeid ialah 30 µm dan panjangnya mencapai beberapa milimeter. Trakeid terdapat pada semua tumbuhan Spermatophyta. Pada ujung sel trakeid terdapat lubang seperti saringan.

Trakeid dan Trakea

2. Floem

Floem berfungsi menyalurkan zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. Pada umumnya elemen floem disusun oleh unsur-unsur tapis, sel pengiris, serabut floem, sklereid, dan parenkima floem. Unsur utama adalah pembuluh  tapis dan parenkima floem. Parenkima floem berfungsi menyimpan cadangan makanan. Persebaran serabut floem sering kali sangat luas dan berfungsi untuk memberi sokongan pada tubuh tumbuhan.


Pembuluh tapis terdiri atas sel-sel berbentuk silindris dengan diameter 25 µm dan panjang 100-500 µm. Pembuluh tapis mempunyai sitoplasma tanpa inti. Dinding sel  komponen pembuluh tapis tidak berlignin sehingga lebih tipis daripada trakea. Pembuluh tapis adalah pembuluh angkut utama pada jaringan floem. Pembuluh ini bersambungan dan meluas dari pangkal sampai ke ujung tumbuhan.

Referensi:
  • Kistinnah, Idun. 2009. Biologi 2 : Makhluk Hidup dan Lingkungannya. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
  • Syamsuri, Istamar. Biologi 2A untuk SMA. Jakarta : Erlangga.


Inilah penjelasan mengenai jaringan tumbuhan, sobat. Semoga bermanfaat dan jangan lupa dibagikan kepada sahabat sobat yang sedang mencarinya J